Kebijakan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Tanjung Balai Asahan Terhadap Rehabilitasi

Penulis

  • Mangaraja Manurung Magister Hukum Universitas Asahan
  • Agrifa Leonardo Magister Hukum Universitas Asahan

DOI:

https://doi.org/10.59582/sh.v19i01.1379

Kata Kunci:

Keywords: rehabilitation; inmates; correctional system; policy; penitentiary

Abstrak

This research is motivated by the importance of strengthening correctional policies in supporting the implementation of inmate rehabilitation programs, particularly at Class II B Penitentiary Tanjung Balai Asahan. Inmate rehabilitation is considered a vital instrument of correctional guidance aimed at achieving social reintegration and preventing recidivism. However, the implementation of such programs still encounters several challenges, including limited resources, inadequate facilities, and weak institutional support. This study employs an empirical legal method with a qualitative approach, using interviews with prison officers, inmates, medical staff, inmates’ families, and community correction officers as primary data sources. Data analysis was conducted through a descriptive-analytical approach with emphasis on the need for policy improvement. The findings indicate that although personality development and basic skills training programs have been implemented, a specialized rehabilitation unit has not been established, medical staff and trainers remain insufficient, and health as well as training facilities are still inadequate. Furthermore, the involvement of families and the Community Correction Board has not yet been systematically institutionalized within the rehabilitation process. Based on these findings, this study recommends policy improvements at the penitentiary level through capacity building of human resources, strengthening budget allocation, providing adequate supporting facilities, and developing cross-sector collaboration to ensure that rehabilitation programs can be carried out in a more structured and integrated manner.

Referensi

Ahmad Sanusi, Evaluasi Pelaksanaan Pembinaan Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Terbuka, Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum (JIKH), Vol. 13, No. 2, 2019. DOI: http://dx.doi.org/10.30641/kebijakan.2019.V13.123-138

Amiruddin Dan Zainal Asikin, Pengantar Meotde Penelitian Hukum, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, Jakarta, 2012

Andi Marwan Eryansyah, Hakikat Sistem Pemasyarakatan Sebagai Upaya Pemulihan Terhadap Warga Binaan Pemasyaraktan (Perspektif Hak Asasi Manusia), Yogyakarta: Jejak Pustaka, 2021

Bambang Waluyo, Sistem Pemasyarakatan Di Indonesia, (Jakarta: Sinar Grafika, 2023), hlm 1

BNN RI, "Rehabilitasi dan Reintegration Sosial," Badan Narkotika Nasional, 2020

Dina Wirzahayati, Asril, Rudiadi, Pelaksanaan Pembinaan Pada Lapas Medium Security di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bukittinggi, Journal of Sharia and Law, Vol. 2, No. 2 2023

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Data Overcrowding di Lapas Seluruh Indonesia, 2025, https://www.ditjenpas.go.id/atasi-overcrowded-dirjenpas-komitmen-percepat-pembangunan-upt-baru, diakses pada 12 Juni 2025

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Standar Pelayanan Kesehatan Mental di Lapas, 2019. https://www.ditjenpas.go.id/uploads/files/file_5dd63d6176f6d3-44381629-10990729.pdf, diakses pada 12 Juni 2025

Frederich Ramiga Seputra Gaut, Karolus K. Medan, Heryanto Amalo, Dampak Overcrowding terhadap Narapidana Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Ruteng, Journal of Administrative and Sosial Science, Vol.6, No. 2, 2025, 296-310 DOI: https://doi.org/10.55606/jass.v6i2.2089

Gicella Sonbay, Thelma S. M. Kadja, Karolus Kopong Medan, Kebijakan Hukum Pidana Dalam Mengatasi Kelebihan Kapasitas Lembaga Pemasyarakatan Guna Mendukung Proses Pembinaan Narapidana, Artemis Law Journal, Vol. 1, No. 2, 2024

https://balitbangdiklat.kemenag.go.id/berita/pembinaan-keagamaan-islam-di-lembaga-pemasyarakatan-pati, diakses pada 12 juni 2025

https://www.ditjenpas.go.id/pengawasan-pada-program-pembinaan-narapidana, diakses pada 12 Juni 2025

https://www.ditjenpas.go.id/pentingnya-dukungan-keluarga-family-support-bagi-narapidana, diakses pada 12 Juni 2025

https://www.komnasham.go.id/masalah-overcrowded-lapas-komnas-ham-ingatkan-pendekatan-humanis, diakses pada 12 Juni 2025

Ichwan Setiawan, Ridho Fitriantoro, Ibnu Mubarok, Pembatasan Hak-Hak Tersangka Dan Terdakwa Dalam Tindak Pidana Narkoba: Keseimbangan Antara Kepentingan Negara Dan Hak Asasi Manusia, Decisio: Jurnao Of Law, Vol.1, No. 1, 2024

Irwan Rahmat Gumilang, Pemberdayaan Narapidana Tinjauan Teori dan Praktik, Yogyakarta: Jejak Pustaka, 2025

Keputusan Direktur Jenderal Pemasyarakatan No. PAS-13.OT.02.02 Tahun 2016 tentang Standar Layanan Pemasyarakatan

Keputusan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-32.PK.01.07.01 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Dasar Perawatan Kesehatan di Lapas, Rutan, LPKA dan LPAS

Laporan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kementerian Hukum dan HAM, Tahun 2021, https://www.ditjenpas.go.id/lakip-tahun-2021

Lollong Manting, Pengelola Overcrowding di Penjara Indonesia, Aufklarung: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, Vol. 2 No. 4, 2022

M.Indra Rivai Harahap, Wahyu Ramadhani, Kelebihan Kapasitas Lembaga Pemasyarakatan Sebagai Faktor Kriminogen Terhadap Pengulangan Tindak Pidana Oleh Warga Binaan, Indonesian Journal of Criminal Law and Criminology (IJCLC), Vol. 3, No. 1, 2022

Masri Singarimbun Dan Sofyan Efendi, Metode Penelitian Survai, Jakarta: LPJES, 1995

Mochammad Daffa Hersyanda, Dkk, Efektivitas Sanksi Pidana Terhadap Pengulangan Kejahatan (Residivisme) Di Indonesia, JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin, Vol. 1, No. 3, 2024

Natasya Damayanti,Hikmal Fahrul Firmansyah, Dego Permana Putra, et. All, Dinamika Psikologis Terhadap Warga Binaan dan Implikasi bagi Program Rehabilitasi di Lapas Narkotika, CAUSA: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, Vol.10, No. 2, 2025

Pembimbing Kemasyarakatn Indonesia, Kapita Selekta Pemasyarakatan, Gorontalo: IDE Publishing, 2020

Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pembinaan dan Pembimbingan Warga Binaan Pemasyarakatan

Prima Aji Saputra, Perbedaan Perilaku Religius Narapidana Sebelum dan Sesudah Mengikuti Pembinaan Pendidikan Agama Islam di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Cilacap, Skripsi: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, 2020

Rafi Rizaldi, Over Kapasitas Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas Ii A Cikarang, Faktor Penyebab Dan Upaya Penanggulangan Dampak, JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora, Vol. 7 No. 3, 2020, hlm 628-640. DOI : 10.31604/justitia.v7i3.628-640

Rani Faradiah, Lely Ika Mariyati , Effy Wardati Maryami, Dukungan Keluarga dan Resiliensi pada Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Sidoarjo, PSISULA : Prosiding Berkala Psikologi Vol. 3, 2021

Rian Tuta,Dian Ekawaty Ismail , Mohamad Rivaldi Moha, Peran Lembaga Pemasyarakatan Dalam Upaya Pembinaan Terhadap Pelaku Residivis Tindak Pidana Narkotika (Studi Kasus Lembaga Pemasyarkatan Kelas IIA Gorontalo), Dinamika Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Transformasi Kesejahteraan, Vol.1, No.2, 2024

Rindy Nawang Sari, Padmono Wibowo, Faktor Psikologis Yang Mempengaruhi Tingkat Kesehatan Mental Pada Narapidana Lansia Di Rutan Kelas Ii B Trenggalek, JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora, Vol. 8, No. 6, 2021, hlm .DOI : www. dx.doi.org 10.31604/justitia.v8i6. 1629-1636

Sujoko, Dkk Dalam Ahmad Sirad Dan Basyarudin, Peran Restorative Justice Dalam Pengurangan Overcrowding Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Makassar, Corpus Juris: Jurnal Ilmu Hukum, Vol. 1, No. 1, 2025

Triana Deswita, Elly Sudarti, Dheny Wahyudi, Implementasi Sistem Penilaian Pembinaan Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan, PAMPAS: Journal Of Criminal Law, Vol. 6 No. 2, 2025

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-11-19

Cara Mengutip

Manurung, M., & Leonardo, A. (2025). Kebijakan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Tanjung Balai Asahan Terhadap Rehabilitasi. JURNAL PENELITIAN SERAMBI HUKUM, 19(01), 1–13. https://doi.org/10.59582/sh.v19i01.1379