Penegakan Hukum Terhadap Perusakan Lingkungan Sebagai Akibat Penambangan Batuan Granit Tanpa Izin di Bukit Naga Kumala Desa Rebo Kabupaten Bangka

Penulis

  • Rissal Muhemin Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung
  • Hadista Alkalifi Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung
  • Cello Pratama Ramadhan Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung
  • Bunga Permata Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung

DOI:

https://doi.org/10.59582/sh.v19i01.1392

Kata Kunci:

Law Enforcement, Illegal Mining, Environmental Damage, Granite Mining, Rebo Village.

Abstrak

This research examines the implementation of law enforcement against granite mining activities without permits (Illegal Mining/PETI) at Bukit Naga Kumala , Rebo Village, Bangka Regency, which have caused serious environmental damage. The method used is an empirical legal approach, utilizing primary data through interviews and field observations, as well as secondary data through literature review. The findings reveal that illegal mining activities are still taking place intensively, involving around 15 miners, producing an average of 60 m³ per week, and causing ecological damage such as changes in hill morphology, increased landslide risks, and the reduction of the hill’s ecological function as an environmental buffer. On the other hand, PETI serves as the main livelihood for the community, with an average monthly income of IDR 3,200,000–3,500,000, creating a high level of economic dependence. Obstacles to law enforcement include limited resources of law enforcement officers, low public legal awareness, weak inter-agency coordination, and alleged involvement of certain officers. This research concludes that the effectiveness of law enforcement can only be achieved through a comprehensive strategy that integrates repressive measures in the form of firm legal action, along with preventive efforts such as legal awareness campaigns, assistance in the licensing process, and the provision of alternative livelihoods. Therefore, the success of tackling PETI in Rebo Village is largely determined by effective institutional coordination, active community participation, and policies that are able to balance environmental sustainability, legal certainty, and socio-economic welfare.

Referensi

Anggraeni, Maharani, Andi Muhibuddin, And Syafri Syafri. “Pengaruh Pertambangan Batuan Tanpa Izin Terhadap Lingkungan Permukiman Di Desa Wasuponda Kecamatan Wasuponda Kabupaten Luwu Timur.” Urban And Regional Studies Journal 5, No. 2 (2023): 207. Https://Doi.Org/10.35965/Ursj.V5i2.2699.

Aulia, M. Zulfa. “Hukum Progresif Dari Satjipto Rahardjo.” Undang: Jurnal Hukum 1, no. 1 (2018): 160. https://doi.org/10.22437/ujh.1.1.159-185.

Bimantara M. Aji, Rahmat Hayatul Khairul, and Hidayat Marlina. “Revitalisasi Lahan Bekas Tambang Sebagai Langkah Rehabilitasi Bencana: Sebuah Tinjauan Konseptual .” Trends in Applied Sciences, Social Sciences, and Education 2, no. 2 (2024): 123.

Efendi, Nur, Aldri Frinaldi, Rembrandt, Dasman Lanin, Genius Umar, And Mulya Gusman. “Pertambangan Emas Tanpa Izin (Peti): Dampak Lingkungan, Sosial Dan Ekonomi Serta Peranan Hukum Lingkungan.” Jurnal Ilmiah Multidisiplin Nusantara (Jimnu) 1, No. 3 (2023): 126. Https://Doi.Org/10.59435/Jimnu.V1i3.57.

Fajar Mukti, And Yulianto Achmad. Dualisme Penelitian Hukum Empiris & Normatif. Pustaka Pelajar, 2010.

Guskarnali, Guskarnali, Haslen Oktarianty, And Desti Armelia. “Pengaruh Sifat Fisik Batuan Terhadap Kuat Tekan Uniaksial Pada Batu Granit Di Pulau Bangka.” Jurnal Geomine 8, No. 3 (2021). Https://Doi.Org/10.33536/Jg.V8i3.712.

Haryono. “Penegakan Hukum Berbasis Nilai Keadilan Substantif (Studi Putusan Mk No. 46/Puu-Vii/2012 Tertanggal 13 Februari 2012) .” Jurnal Hukum Progresif 7, No. 1 (2019): 22.

Hikmawati Fenti. Metodelogi Penelitian. Depok, 2020.

Ibrahim. Metodologi Penelitian Kualitatif Panduan Peneliian Beserta Contoh Proposal Kualitaif. Edited By Kurnanto M. Edi. Pontianak, 2015.

Irval. “Implentasi Kebijakan Penertiban Kegiatan Penambangan Emas Tanpa Izin (Peti) Dalam Mengurangi Kerusakan Lingkungan Hidup Di Desa Pisang Berebus Kecamatan Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi .” Uin Suska Riau, 2023.

Karo Rizky K. “Upaya Preventif Dan Represif Terhadap Prostitusi Online Berdasarkan Peraturan Perundang-Udangan Yang Berlaku Di Indonesia.” Lex Journal?: Kajian Hukum & Keadilan, N.D., 7.

Kurniawan, Lendra, And Gumiwang Aji Dharma. “Kompleksitas Kejahatan Tambang Yang Berdaulat.” Peshum?: Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora 4, No. 3 (2025): 5005. Https://Doi.Org/10.56799/Peshum.V4i3.9271.

Machmud Syahrul. “Tindakan Preventif Dan Represif Non-Yustisial Penegakan Hukum Administrasi Oleh Eksekutif.” Jurnal Hukum Media Justitia Nusantara 7, No. 2 (2017): 67.

Pandapotan Marganda. Analisis Yuridis Peranan Kepolisian Dalam Proses Penyidikan Tindak Pidana Pertambangan Tanpa Izin (Studi Penelitian Di Wilayah Hukum Polres Bintan). Semarang, 2024.

Prasetyo Mawardi Heru, Baderan Dewi Wahyuni K., and Hamidu Marini Susanti. “Dampak Kerusakan Lingkungan Akibat Eksploitasi Sumber Daya Mineral Dari Kegiatan Pertambangan.” Hidroponik?: Jurnal Ilmu Pertanian Dan Teknologi Dalam Ilmu Tanaman 2, no. 2 (2025): 6. https://doi.org/10.62951/hidroponik.v2i2.328.

Purba Abiezer Manora, Dkk. “Optimalisasi Peran Polisi Dalam Penegakan Hukum Berbasis Humanis Dan Profesionalisme.” Jurnal Hukum Lex Generalis 5, No. 12 (2024).

Putri Rizkyana Zaffrindra, And Lita Tyesta A.L.W. “Kewenangan Pemerintah Provinsi Dalam Pemberian Izin Usaha Pertambangan (Iup) Pasca Berlakunya Uu No 3 Tahun 2020.” Jurnal Law Reform 11, No. 2 (2015): 200.

Salim Hs. Hukum Pertambangan Mineral & Batubara. Cetakan Kedua. Sinar Grafika, 2014.

Setiawan Irfan & Johannes Ayu W. Pengawasan Pemerintahan Dalam Ulasan Teoridan Praktek. 1st Ed. Edited By Setiawan Irfan. Rtujuh Media Printing, 2024.

Undap Ireinne T. “Penegakan Hukum Terhadap Pertambangan Tanpa Izin Di Kawasan Kaki Gunung Lokon Kota Tomohon.” Lex Et Societatis Viii, No. 2 (2020): 55.

Wahyuzi, Radhi, Dicky Muslim, Zulfiadi Zakaria, Emi Sukiyah, And Raden Irvan Sophian. “Potensi Longsor Akibat Aktivitas Penambangan Ilegal Di Kecamatan Sungai Durian, Kabupaten Kotabaru.” Jurnal Teknologi Mineral Dan Batubara 20, No. 2 (2024): 67. Https://Doi.Org/10.30556/Jtmb.Vol20.No2.2024.1567.

Yuniarsih, Rina Isti. “Sanksi Tindak Pidana Illegal Mining Dalam Pasal 158 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 Perspektif Hukum Pidana Islam.” Jurnal Al-Jina’i Al-Islami 3, No. 1 (2025): 35. Https://Doi.Org/10.15575/Jaa.V3i1.1691.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-11-19

Cara Mengutip

Muhemin, R., Alkalifi, H., Ramadhan, C. P., & Permata, B. (2025). Penegakan Hukum Terhadap Perusakan Lingkungan Sebagai Akibat Penambangan Batuan Granit Tanpa Izin di Bukit Naga Kumala Desa Rebo Kabupaten Bangka. JURNAL PENELITIAN SERAMBI HUKUM, 19(01), 53–65. https://doi.org/10.59582/sh.v19i01.1392